Kapolda Jatim Tinjau Kesiapan Babinkamtibmas Tentang Pendataan Masyarakat di Pandemi Covid19.

 

Surabaya,Rhp- Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. M. Fadil Imran, M.Si didampingi Pejabat Utama Polda Jatim dan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko. Yang saat itu melakukan peninjauan di dua Mapolsek di Surabaya, yakni Polsek Wonokromo dan Polsek Tegalsari, terkait pendataan pasien positif covid19 di Surabaya Raya dan khususnya di Surabaya, Rabu 8 Juli 2020.

 

Setibanya di Polsek Wonokromo, Kapolda langsung melakukan pengecekan tempat bilik sterilisasi, termogun pengukur suhu badan dan ruang pelayanan SPKT.

 

Saat berada diruang tengah, Kapolda berbincang dengan tahanan yang sedang menunggu pelimpahan tersangka berikut barang bukti ke Kejaksaan untuk Berkas P21.

 

Sementara kondisi Surabaya Raya, khususnya Surabaya, angka positif covid19 cukup tinggi, sehingga Kapolda melakukan pengecekan data pasien, Orang Tanpa Gejala (OTG), Orang Dalam Pantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) maupun masyarakat yang positif covid19, agar mendapat kejelasan dari Babinkamtibmas.

 

Kabidhumas menjelaskan, bawah Kapolda melakukan pengecekan kesiapan implementasi dalam penanganan covid19 tersebut.

 

Karena anggota Babinkamtibmas di setiap Polsek jajaran berperan penting untuk bertemu langsung maupun bisa melakukan interaksi dengan masyarakat, mulai dari tingkat RT/RW sampai di tingkat Kelurahan hingga Kecamatan.

 

" Kapolda selalu mengingatkan, bahwa untuk pelaksanaan tugas ini, misinya adalah Kemanusian. Kerja ikhlas, kerja cerdas dan kerja tuntas, tetapi berbasis pada data. Karena data ini yang nantinya akan di Analisa dan menjadi respon Babinkamtibmas," ujar Kabid Humas Polda Jatim, Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K.

 

Maka tentang masing - masing Babinkamtibmas semua memiliki data, yang untuk mendasari pada implementasi mereka ke lapangan,  Puskesmas, RT/RW dan di tingkat Kelurahan, berdasarkan kolaborasi dan koordinasi.

 

"Misalkan Babinkamtibmas Polsek Tegalsari, satu Babinkamtibmas meliputi 5 RW, sehingga apabila di wilayahnya ada yang menjadi zona hijau dan masih ada yang ODP maupun PDP ," terangnya. (BERTUS).