Pekerja Pria Tersengat Listrik Diatap rumah Kos



Surabaya,Radarhukumpos.com - Dalam beberapa Minggu ini suasana keadaan Jawa Timur nampak intens curah hujan tak henti-hentinya, sehingga banyak didapati genteng atau atap rumah kebocoran. 

Kali ini rumah Kos di Jalan Banyu Urip No. 183 Surabaya atap rumahnya Kebocoran, maka perlu dilakukan pembenahan atau perbaikkan agar tidak bocor.

Selanjutnya Korban Abdul Rohma Salwi (44), Warga Dusun Sunuran, RT.18/RW.04, Kelurahan Tanjung Grejo  Kecamatan Tongas, Probolinggo, Jawa Timur, datang memperbaiki rumah Kos di Jalan Banyu Urip No.183 Surabaya yang atapnya Bocor, pada hari Rabu (14/01/2026).

Namun sekira pukul 09.45 WIB, pada 14 Januari 2026 diketahui Korban Abdul Rohma Salwi tersengat aliran Listrik diatap rumah Kos tersebut.

Saat itu teman kerjanya Muhammad Khoirul (27), Warga Dusun Sunuran, RT.18/RW.04  Kelurahan Tanjung Grejo, Kecamatan Tongas, Probolinggo, Jawa Timur. Khoirul mengetahui kalau temannya Abdul (Korban) tersengat aliran Listrik dan juga mendengar ada suara Ledakan. 

Maka saat itu segera meminta pertolongan, datanglah Ratnasari (45) wanita, selaku Pemilik Rumah Kos yang beralamat Jalan Banyu Urip No.183, Surabaya, Jawa Timur, dan segera menghubungi Call Center 112 untuk meminta bantuan mengevakuasi Korban yang tersengat aliran Listrik diatap Rumah Kos tersebut.

Selanjutnya pada pukul 09.55 WIB, Rabu (14/01/2026) Kapolsek Sawahan Kompol Muljono, S.H, M.H didampingi Pawas Kanit Lantas Ipda Purwanto, S.H bersama Janit Intelkam Ipda M.Rosoel, S.H langsung mendatangi ke TKP sesuai informasi yang diterima oleh anggota Piket melalui Command Center Kepolisian Polsek Sawahan, Polrestabes Surabaya, Jawa Timur.

Saat itu Korban Abdul Rohma Salwi (44) berhasil di Evakuasi dan langsung dilarikan ke RS. Dr. Soetomo untuk dilakukan Pemeriksaan maupun Penanganan Korban yang mengalami Luka Bakar dibagian Dada sebelah Kanan.

Sementara Korban Abdul Rohma Salwi (44) sekarang keadaan masih Hidup, nyawanya cepat tertolong, kalau terlambat sedikit pasti tidak tertolong. Sekarang Korban masih belum bisa dimintai keterangan, masih shok," ujar Kapolsek Sawahan, Polrestabes Surabaya, Kompol Muljono, S.H, M.H.

(Lisa/Bertus).