8 Komjen Calon Pengganti Kapolri.
Jakarta,Rhp.com - Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi), Edi Hasibuan ketika itu menuturkan, bahwa ada beberapa deretan sejumlah nama yang bakal berpeluang untuk menggantikan kedudukan Kapolri Jenderal (Pol) Idham Azis.
Kala itu Idham Azis menerima mandat dan amanah yang resmi menjadi Kapolri, pada 1 November 2019 dan yang sebentar lagi bakal memasuki masa pensiun jelang di akhir Januari 2021 nanti.
Sementara menurut Edi, tentang syarat khusus untuk calon Kapolri yang sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Polri.
Untuk syarat khusus tentang hal kepangkatan calon Kapolri itu, harus sudah Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi aktif.
“ Oleh karena itu, apa bila selama belum bintang tiga (Komjen, red), maka secara otomatis tidak bisa menjadi calon Kapolri,” tutur Edi Hasibuan. Jumat 14 Agustus 2020.
Sehingga mantan anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) itu, telah memerinci keberadaan para perwira Polri yang berpangkat Komjen tersebut.
Bahkan diantara yang bakal bisa mencalonkan Kapolri ada 8 orang Komjen, adalah Gatot Eddy Pramono (Wakapolri), Agus Andrianto (Kepala Baharkam Polri), Listyo Sigit Prabowo (Kepala Bareskrim Polri), Rycko Amelza Dahniel (Kepala Baintelkam Polri), Agung Budi Maryoto (Irwasum Polri) dan Arief Sulistyanto (Kepala Lemdiklat Polri).
Namun ada Polisi yang berpangkat Komjen Pol yang masih berkiprah diluar Polri. Keduanya itu, adalah Boy Rafli Amar (Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme) BNPT dan Heru Winarko (Kepala Badan Narkotika Nasional) BNN.
“ Saya kira nama-nama di atas itu merupakan calon-calon terbaik, tetapi semua itu tergantung pada Presiden. Yang pasti harus ada Chemistry antara Kapolri dengan Presiden,” jelas Edi Hasibuan.
Oleh karena itu, siapakah calon Kapolri terkuat di antara 8 nama-nama yang ada itu ? Pemaparan mantan wartawan yang saat ini mengajar ilmu hukum tindak pidana terorisme di Universitas Bhayangkara Jakarta itu menyebut beberapa nama calon kuat Kapolri.