Kapolda Jatim Tegaskan, Mitra Strategis Polri Yakni Media.

 

Surabaya,Rhp.com- Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. M. Fadil Imran, M.Si didampingi Pejabat Utama Polda Jatim dan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K saat Silaturahim di salah satu kantor Media di Surabaya. Senin 3 Agustus 2020.

 

Tentang kunjungan tersebut untuk mengetahui seluk-beluk proses terkait berita yang akan disajikan kepada masyarakat dan melalui berita itu agar dipahami maupun dicerna oleh khalayak masyarakat.

 

Ada pesan dan penuturan Kapolda Jatim, yang diteruskan oleh Kabid Humas Polda, yaitu Visit Media ini merupakan salah satu katagori program Kapolri.

 

Sehingga media adalah menjadi instrumen mitra strategis tentang memberikan banyak pemberitaan soal Polri dalam terkait kemajuan institusi Polri dan memberikan hal edukasi kapada masyarakat serta meningkatkan kerjasama Polri dengan masyarakat tersebut.

 

" Maka Visit media itu merupakan masuk struktur program Kapolri dan dimana menjadikan media tersebut adalah mitra startegis yang banyak memberitakan tentang Polri kepada masyarakat," ujar Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Trujoyudo Wisnu Andiko, S.I.K.

 

Fadil Imran menyempatkan untuk melihat keruang redaksi, Direktur Utama, Pimred, Marketing serta di ruang Editor.

 

Kunjungan Kapolda tersebut, juga berikan apresiasi, dimana ruang redaksi sudah sesuai anjuran soal Protokol Kesehatan, ada tentang Pengukuran Suhu Badan, Hand Sanitizer, Jaga Jarak, memakai Masker dan diberi pembatas meja kerja," tutur Trunoyudo.

 

Bahkan melihat keberadaan kantor media ini telah mengikuti apa yang menjadi layaknya kebiasaan hidup baru dan dimana kantor juga layak menjadi Kantor Tangguh Semeru.

 

" Oleh karena penerapan Protokol Kesehatan di kantor media sudah baik, maka kantor ini bisa dicontoh  yang lain dan juga menjadi Kantor Tangguh sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran covid19 tersebut," tegas Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K.

 

Dalam upaya penerapan Protokol Kesehatan ini harus dilakukan oleh semua kantor media di surabaya. Maka ini sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran covid19 untuk masyarakat serta bagi para pekerja media itu sendiri. (BERTUS).