Polda Jatim Tinjau Stok dan Harga Beras di 3 Pasar, Pasokan Terpantau Aman



Surabaya,Radarhukumpos.com -  Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur bersama instansi terkait melakukan Peninjauan Ketersediaan Pasokan dan Perkembangan Harga Beras di sejumlah Pasar Tradisional di Surabaya dan Sidoarjo, pada Senin (05/10/2026).

Peninjauan dilakukan di Pasar Pucang Anom dan Pasar Genteng Surabaya serta Pasar Larangan Sidoarjo. Adapun kegiatan tersebut difokuskan pada terkait Ketersediaan Stok, Kelancaran Distribusi, serta Perkembangan Harga Beras di Tingkat Pedagang.

Dirreskrimsus Polda Jawa Timur, Kombes Pol Dodi Ruyatman, S.I.K, S.H, M.M, M.H mengatakan, bahwa berdasarkan hasil Peninjauan di Tiga Lokasi tersebut, Ketersediaan Beras secara umum masih Mencukupi dan tidak ditemukan adanya Kelangkaan.

“Dari hasil Peninjauan di lapangan, Pasokan Beras masih Mencukupi dan tidak ditemukan Kelangkaan. Namun, terdapat beberapa jenis Beras Premium yang harganya terpantau berada di atas HET yang berlaku,” ujar Kombes Pol Dodi Ruyatman.

Menurut Kombes Pol Dodi Ruyatman, Harga Eceran Tertinggi (HET) yang berlaku adalah Rp.14.900 /Kg. Berdasarkan Data hasil Peninjauan, Harga Beras di masing-masing Pasar Bervariasi.

Di Pasar Pucang Anom Surabaya, Beras Premium Kemasan 5 Kilogram Terpantau Dijual pada Kisaran Rp.74.500 hingga Rp.84.000, sedangkan Beras Program SPHP berada pada Kisaran Rp.58.000 hingga Rp.60.000 per 5 Kilogram.

Sementara di Pasar Genteng Surabaya, Harga Beras Premium Kemasan 5 Kilogram berada pada Kisaran Rp.74.500 hingga Rp.85.000. Beras Medium Eceran Dijual pada Kisaran Rp.14.500 hingga Rp.15.000 per Kilogram, sedangkan Beras SPHP berada pada Kisaran Rp.60.000 per 5 Kilogram.

Adapun di Pasar Larangan Sidoarjo, Beras Medium Terpantau pada Kisaran Rp.13.500 per Kilogram. Sementara Beras Premium berada pada Kisaran Rp.14.500 hingga Rp.15.500 per Kilogram.

Kombes Pol Dodi Ruyatman, S.I.K, S.H, M.M, M.H mengatakan, bahwa hasil Peninjauan tersebut akan terus di Koordinasikan dengan instansi terkait, sebagai bagian dari upaya Menjaga Ketersediaan Pasokan, Ielancaran Distribusi, dan Stabilitas Harga (HET) di Masyarakat.

“Kami bersama instansi terkait akan terus melakukan Peninjauan secara Berkala terhadap Pasokan, Distribusi, dan Perkembangan Harga Beras. Tujuannya agar kebutuhan Masyarakat tetap Terpenuhi dan Distribusi berjalan dengan Baik dan Lancar,” tegasnya.

Polda Jawa Timur juga menghimbau seluruh pihak dalam rantai Distribusi untuk bersama-sama untuk Menjaga Kelancaran Pasokan dan Mematuhi ketentuan yang berlaku. 

(Bertus/Red).